Senin, 24 Februari 2014

Puisi Sahabat Yang Telah Pergi


hirisan belati yg memilu
bagaikan tusukan duri sembilu, tidak sepedih mahupun seperit luka mu
lungakapan jiwa yg lara tertuang dlm karya mu yg indah
namun kini hilang dalam bacaan nyata..

fikiran mu tercurah habis dlm karya mu

puisi mu penuh keinsana dan keikhlasan
tanpa mengharap balasan atau pujian.
karena kau tau puisi mu adalah luahan jiwa mu
gambaran hidup mu,lukisan hati nurani mu..

karya mu memancar cahaya kejiwaan

menyuluh kelam yg suram..
menjulang tinggi perasaan, menuju lurus perjalanan dr halus tulus perasaan
tapi sayang setitik penghargaan tak pernah kau dapatlkan
cuma lecehan dr manusia yg tak berakal..

mungkin pemahaman yg kurang atau pun hati yg songsang

yg hanya bisa melecehkan tak pernah memahami arti keindahan
jika pergi sudah kau putuskan aku tak dapat menghalang..
kiranya kau izinkan aku pun akan turut meninggalkan demi persahabatan.

**i love u**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar