Senin, 24 Februari 2014

Lelah Ku Menghadapi Semua Ini

Akhir2 ini q rasakn sedikit kebahagiaan_
Yg dpt membut q tersenyum manja_
Yg dpt membuat hati q sedikit tertawa_
Setelah sekian lama di penuhi air mata_

Namun seperti hari2 sebelumnya_
Kebahagiaan itu hanya datang sekejap saja_
Hanya sekedar mampir tuk menghibur hati q yg lirih_
Setelah itu sang kebahagiaan pergi tanpa jejak_
Meninggalkn hati q yg kini terisi air mata lagi_

Begitulah alur hidup q...
Kebahagiaan dan Air mata selalu datang silih berganti...
Seolah mempermainkn hidup q tanpa henti...

Sungguh lelah aq menghadapi semua ini...
Tak kuat rasanya untk melanjutkn hidup ini...
Tak kuasa q menahan semua cobaan yg datang menghampiri secara bertubi-tubi...

Ingin rasanya q rebahkn kepala q sejenak di bahu sang malaikat...
Ingin rasanya q sandarkn tubuh ini sebentar...
Ingin rasanya q pejamkn mata ini sesaat...
Untk mengistirahatkn diri q lelah...
Namun sang waktu tak pernah mengizinkannya...
ͼ(ݓ_ݓ)ͽ Ketika Petang Menjelang Malam ͼ(ݓ_ݓ)ͽ
Mentari, terimakasih telah menyinari dunia q..
Mentari, terimakasih atas setia mu yg selalu hadir di hari2 q..
Mentari, beristirahatlah kau hingga pagi menyapa mu..
Biarkan bulan & bintang menggantikan posisi mu..
Tuk menyinari dunia ketika senja & malam tiba..

Bulan, terangilah malam ku dgn sinar putih mu..

Bulan, bawalah sang bintang tuk menemani mu..
Bintang, temanilah daku di malam sunyi q..
Bintang, bantulah rembulan tuk terangi bumi dgn cahya mu..

Mentari...
Tersenyumlah pada q saat fajar terbit nanti..
Bangunkan aq dari tidur lelap q malam ini..
Sambutlah hari q dgn cahaya terang yg menghangatkan jasmani..
Jangan pernah kau lelah & bosan tuk hadir dalam dunia yg kelam ini..

Bintang...
Berkeliplah sepanjang malam di langit yg hitam..
Pancarkan cahaya mu ke bumi q walau hanya 1 malam..
Jgn pernah berhenti kelipkn sebercik cahya dalam gelap malam..

Sesaat lagi petang akan berganti malam

Sakit Hati Karena Cinta


Harapan hatiku ingin hidup bahagia
Tetapi mengapa sering saja hati ini terluka
Baru ku coba bercinta
lalu engkau pun berbuat angkara
Mengapa harus aku yang menjadi mangsa

Harapan untuk kekalan hanya tinggal khayalan

Walaupun tlah ku coba bertahan
Tapi apa akan daya ku??
Retak akhirnya cinta kita tanpa ku tahu apa penyebabnya
Mudah sekali kau mematahkan dahan asmara

Sampai kapan ku harus begini kasih??

Sampai kapan harus kau dera hatiku?
Dimanakah janjimu yang kau tabur dulu
Sebelum kuserahkan cintaku
Tak bisakah kau rasakan betapa hancurnya hatiku

Siapakah yang mengganggu hatimu?

Siapakah yang merampas cintamu?
Katakan padaku biar jelas semuanya
Adakah orang yang sedang kau sayang?
Ato adakah orang yang sedang kau buru?
Berterus teranglah padaku..!!!
Apakah kau senang menyiksaku seperti ini..

Puisi Sahabat Yang Telah Pergi


hirisan belati yg memilu
bagaikan tusukan duri sembilu, tidak sepedih mahupun seperit luka mu
lungakapan jiwa yg lara tertuang dlm karya mu yg indah
namun kini hilang dalam bacaan nyata..

fikiran mu tercurah habis dlm karya mu

puisi mu penuh keinsana dan keikhlasan
tanpa mengharap balasan atau pujian.
karena kau tau puisi mu adalah luahan jiwa mu
gambaran hidup mu,lukisan hati nurani mu..

karya mu memancar cahaya kejiwaan

menyuluh kelam yg suram..
menjulang tinggi perasaan, menuju lurus perjalanan dr halus tulus perasaan
tapi sayang setitik penghargaan tak pernah kau dapatlkan
cuma lecehan dr manusia yg tak berakal..

mungkin pemahaman yg kurang atau pun hati yg songsang

yg hanya bisa melecehkan tak pernah memahami arti keindahan
jika pergi sudah kau putuskan aku tak dapat menghalang..
kiranya kau izinkan aku pun akan turut meninggalkan demi persahabatan.

**i love u**
Ujung Pelangi

Saya pergi.
Kemana ?
Mencari ujung pelangi.
Dengan siapa ?
Sendiri.
Mengapa?
Karena sepi.
Butuh teman ?
Saya butuh cinta.
Ada cinta di ujung pelangi ?
Tidak tau.
Bukannya kamu punya banyak cinta ?
Tidak juga.
Lalu mereka?
Satu dari mereka yang saya cinta sudah mau mati, satu dari mereka yang saya cinta tidak cukup dapat menyeimbangi, satu dari mereka yang saya cinta berbeda arah.
Lantas menyerah?
Tidak juga. Saya hanya pergi.
Kemana ?
Mencari ujung pelangi.
Dimana ?
Saya juga tidak tau.
Lantas bagaimana ?
Jalani saja jalan ini lurus terus. Nanti MUNGKIN akan ada PEMBERHENTIAN TITIK AKHIR. MUNGKIN.
Kawan…
Bila aku pulang terlebih dahulu
Janganlah kalian cari aku
Karena aku sedang sibuk dengan TUHAN-ku
Dan janganlah kalian terus mencari
Karena aku pergi…
Bukan untuk bersembunyi
Dan bila kalian ingin temui aku…
Pergilah menuju hati
Dengan melewati jalan QOLBU
Karena aku hanya inginkan
Senyum yang tulus dari raut wajah kalian
Untuk setiap jejak langkahku
Karena langkahku yang berikutnya
Akan lebih memberatkan
Karena hidupku akan terus berlanjutkan
Untuk suatu hal yang teramat KEKAL
Tapi untuk sedikit waktu saat kumulai pergi
Langkahku akan sedikit terpejamkan
Karena tempat persinggahanku teramat kecil
Tetapi akan terasa sangat luas
Oleh seluruh waktu dalam hidupku
Yang tertuliskan dalam sebuah catatan untukku
Catatan-catatan yang akan dipertanggung-jawabkan kepada TUHAN-ku
Catatan-catatan yang akan kujadikan bekal dimasa depan
Maka telah kutuliskan pesan untuk kalian
Ku titipkan seluruh nyanyian dan tulisan
Karena aku tidak akan menutup mata
Hanya untuk sekedar tinggalkan tempat bermain kita
Jagalah seluruh nyanyian
Dengan tetap dikumandangkan
Jagalah seluruh tulisan
Dengan segenap hati kalian
Karena itu adalah hiasan
yang aku punya disamping kalian
Wahai kawankku…
Aku rasa aku akan merindu
Ketika Bahagia saat bersamamu
Ketika kalian peduli akan tangisku
Ketika kita berjalan bersama
Untuk Mengejar semua mimpi-mimpi kita
Dan ketika cinta kita terhentak
Oleh sebuah senyuman yang membatu
Tapi lupakan-lah…
Bila tangis kalian adalah untukku
Aku hanya inginkan senyuman
Bila dalam kenangan kalian
Aku dikatakan sebagai seorang KAWAN
Dan untuk cinta yang ku anggap sebuah kesempurnaan
Janganlah munculkan arti penyesalan
Karena ini adalah akhir
Dengan sebuah jalan kenangan yang tak akan berakhir
Kawan…
Aku Pamit…
Hanya dengan ditemani seutas kain putih
Yang akan membalut tubuhku yang abadi…

Senin, 17 Februari 2014









For My Ex_boy Friends :)


Siapa makhluk yang paling mulia di sisi Allah? 



“Mereka akan lahir jauh setelah wafatku… 
Mereka begitu mencintai Allah… 
Mereka tak pernah memandangku, melihat wajahku, mereka hidup tidak dekat denganku seperti sahabat-sahabatku… 
tetapi mereka begitu rindu kepadaku… 
Dan aku pun rindu kepada mereka… 
Mereka yang mulia itu… 
Merekalah umatku.” 

Rasulullah SAW. 
Diri terkadang rasa lemah dan letih
dengan urusan dunia yang tak sudah-sudah
mengeluh merungut itulah ragam manusia
tatkala diri mengimbau kembali perjuangan Baginda
terasa diri begitu hina.
Seharusnya tidak patut ada rasasebegitu
kerna bukankah ini tanggungjawab aku,kita?
Menggunakan Ijazah untuk menyampaikan Risalah Allah dan Rasululnya

Ya Allah
Menangis mengenangkan diri yang begitu lemah,
Berdoa supaya Allah permudahkan segala urusan dan diberi kekuatan
untukmenghadapi segala ujian dan rintangan.

"Perjuangan itu ibarat ranjau bertatah duri-duri yang mencengkam leluhur daging.ditarik ia Sakit,ditolak jadi bernanah.Tapi bagi seorang pejuang di JalanNya,Kesakitan itu ibarat tiupan lembut angin dari jannah dan tegukan air ,penyejuk  tekak di padang pasir.Dalam perit dan pedih,tersingkap kekuatan dan rahmat kasih sayang ILLAHI.

Minggu, 16 Februari 2014

 AKU MATAHARIMU :)


Aku matahari yang akan menghangatkan mu
Aku matahari yang akan membuatmu bersinar
Aku matahari yang akan selalu mententramkan mu
Aku matahari yang akan melindungimu

Jangan penjamkan mata ketika aku menatapmu
Sebab akan kau lihat rasa asmara bergelora
Jangan palingkan wajahmu ketika kusentuh
Sebab akan kau rasakan kasih sayangku

Ketika harum nafasmu menyatukan kita
Akan kau rasakan jiwa ini menunggu terhempas indah ….

Sudahlah nikmati saja keindahan ini
Karena kau akan tahu
Bahwa aku mencintaimu ………………
Tak ku mengerti mengapa begini
Waktu dulu ku tak pernah merindu
Tapi saat semuanya berubah
Kau jauh dari ku pergi tinggalkanku

Mungkin memang kucinta
Mungkin memang kusesali
Pernah tak hiraukan rasamu dulu

Aku hanya ingkari
Kata hatiku saja
Tapi mengapa
Cinta datang terlambat

Tapi saat semuanya berubah
Kau jauh dari ku pergi tinggalkanku



Azriel Ananda Dharma Yudha

Sabtu, 15 Februari 2014

~Sahabat Sejati~


kian lara hidup yang ku jalani
selalu bersama mu sahabat ku
susah sedih senang yang ku rasakan
bersama mu sahabat ku

sahabat
begitu banyak kenangan yang kita lalui
ke bahagian yang selalu kita rasa bersama
namun musnah dengan sekejap
telah di renggut oleh maut yang tak terduga

sahabat
kini kau telah pergi meninggalkan ku
meninggalkan semua kenangan kita
menyimpulkan sebuah air mata
yang terjatuh di pipi ku

sahabat
meski kini kita tak bersama
meski kita telah berbeda kehidupan
namun kita tetap satu dalam hati dan cinta
karena kau sahabat sejati ku

selamat tinggal sahabat ku
selamat jalan sahabat sejati ku
cinta kasih mu kan selalu satu di hati ku
selamanya ………

*M.A.A.D.Y*



 

Rabu, 12 Februari 2014

Sembuhkan aku...

Ya Allah akankah aku bisa membuat mereka bahagia?
aku ingin memberi senyuman di wajah mereka
aku ingin membahagiakan mereka yang ku sayang
tak pernah inginku membuat mereka menangis dan menderita karnaku..

Ya Allah gimana caranya aku membuat mereka bahagia?kalau saja aku terus merepotkan mereka
dari dulu hingga sekarang
aku sudah cukup banyak membuat air mata itu jatuh
aku sudah cukup membuat mereka lelah

Ya Allah aku tak ingin hidup hanya menyiksa mereka yang ku sayang,aku tak ingin hidup membuat mereka tersiksa karna ku
bagaimana aku bisa membuat mereka bahagia dengan rasa sakit ini ?

Ya Allah tolong berikan aku keajaibanmu itu
berikan kesembuhan buat aku dan mereka yang lagi menderita karna sakitnya
Ya Allah aku dan mereka punya keinginan yang sama,sama sekali tak ingin merepotkan orang yang di sayang.
dan kami ingin bahagia menyertai kami selalu

Ya Allah 
aku ingin sembuh 
kalau aku boleh jujur,aku udah capek Ya Allah
aku selalu berdoa" kuatkan aku untuk melalui ujian yang sedang engkau beri saat ini"
saat aku berdoa seperti itu,engkau malah menambahnya seakan tak pernah ada habisnya
aku capek..

SAKIT ini membuat aku menderita,tidak hanya aku!
orang yang ku sayang dan mereka yang senasib dengan ku

tidak cukupkah ya Allah?
aku kehilangan Orangtua ku dan kenanganku yang tak mungkin lagi bisa aku ulangi
ya Allah tolong akhiri semua ini,apa rahasia dibalik semua ini????
akankah di akhirnya aku merasakan bahagia?aku akan membahagiakan mereka yg kusayang,atau sahabat sahabatku yang bernasib sama sepertiku?
hanya engkau yang mampu menjawab itu...

Berikan yang terbaik untuk hidup kami ya Allah.... :')

Aku berusaha menahan air mata yang aku yakin akan segera tumpah ruah membanjiri ruangan jika aku keluarkan. Aku harus kuat, aku harus bisa terlihat kuat didepan orang-orang yang menyayangiku. Seperti kata yang selalu abii dengungkan untukku jika "Tuhan tidak akan membebankan ujian yang berat jika hambanya tidak sanggup untuk memikulnya, dan juga percaya Tuhan menciptakan penyakit pasti juga menciptakan obatnya."

aku akan terus kuat dan yakin akan sembuh, meskipun dalam hati terdalam sebenarnya aku selalu diliputi perasaan putus asa. Ada ketakutan besar yang timbul dalam diriku yang membuatku berpasrah dalam keputus asaan.

Aku gak mau menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang sudah Tuhan berikan untukku. Waktu ini,,,kesempatan ini,,,akan selalu ada hikmah besar dibaliknya dan aku yakin itu. Dalam keadaan sakit ini, aku sungguh bersyukur karena Tuhan menempatkanku dilingkungan dimana banyak orang yang sayang sama aku. Terima kasih Tuhan, karena engkau memberikanku nikmat sakit ini agar membuatku lebih bersyukur untuk lebih mendekatkan diri kepada-Mu, dan untuk lebih bisa menghargai untuk setiap nikmat yang Engkau berikan. 

"Ya Tuhan aku yakin akan kuasa dan kebesaranmu...Jadikan aku Hamba yang kuat dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan yang Engkau berikan...Jadikan Hamba menjadi orang yang pandai bersyukur, jangan jadikan Hamba menjadi orang yang selalu mengeluh dalam keputus asaan..." 

 






Ya Allah kuatkan aku...
saat sakit ini datang,aku bingung harus berbuat apa selain berdoa dan berdzkir
obat sudah ku minum
sholat sudah ku jalani
APA ENDING DARI SEMUA INI?
akankah aku merasakan kebahagiaan yg aku inginkan? atau apa?
Ya Allah aku takut...
takut yang dulu terulang lagi aku ga ingin!
Ya Allah cukup semua rasa sakit ini!

kuatkan kaki ku agar sanggup selalu menopang badanku saat rasa sakit itu datang walau kaki itu cuma sendirian tak punya pasangan tolong Ya Allah beri dia kekuatan dan beri aku kekuatan untuk menahan rasa sakit ini.
tangisku pun tak akan merubah kehendakmu untuk menyembuhkan ku
teriakanku..
hanya berharap dari doa yang selalu aku pinta kepadaMU.
tolong Ya Allah kasihani hambamu..
aku tau kau menyayangi dan mengasihi ku selalu,KABULKAN PINTAKU..
berikan Keajaiban kesembuhan serta kebahagiaan untukku di nanti nya KU MOHON YA ALLAH YA TUHANKU..


AKU SANGAT BERHARAP INI SEMUA AKAN BERAKHIR
"HAPPY ENDING"